20.6.09

Obrolan Santai Muh - Rokok 2

"Iya Fan, kemaren-kemaren emang ane gawe disono. Tapi akhirnya setelah beberapa tahun ane putusin ngundurin diri ajeh." Jelas Muh ke Irfan. Irfan mengangguk-angguk.

"Trus?" Tanya Irfan lagi, "Trus ape maksud ente?" Jawab Muh balik nanya.


''Ya, trus ente cuma jaga rental ini aja?'' Irfan melanjutkan. ''Lha iya dong, apalagi? Seperti yang lagi ente saksikan'' jawab Muh, sambil tersenyum. Irfan bengong.

Irfan mengeluarkan sebungkus rokok dan sebuah korek api dari saku celananya, kemudian mengambil sbatang rokok, diletakkan dimulutnya dan menyulutnya. ''huff..'' ia menghembuskan nafas, diiringi kebulan asap berwarna putih menari-nari yg dgn perlahan memenuhi ruangan rental milik Muh.

''Wew! fan, sejak kapan ente merokok?'' Sambil tersenyum Muh berkomentar, dengan mimik wajah seolah melihat suatu hal yg baru. ''Oh, eh, iya ni Muh,'' Irfan yg ditanya glagapan. Ia tersadar klo Muh blum mengetahui bhwa dia merokok. ''Sejak ane kerja di luar pulau muh, Habis, kawan2 di kerjaan pada merokok smua eh, ya akhirnya karna tiap hari ane dijejalin asap rokok terus, ya begini dah, jadi trbiasa..'' Jawab Irfan mlanjutkan.


"Tapi merokok tuw bukan hal yg trlalu prinsip muh, jadi ya.. ga usah terlalu dipikirkanlah.." Lanjut Irfan setelah suasana hening sesaat. "Masa sih bukan hal yg prinsip? Ente memutuskannya atas dasar pertimbangan apa brow?" Muh bertanya. Irfan trdiam tampak sekali ia seolah sdang merangkai kalimat yg tpat buat menjawab pertanyaan lawan bicaranya.

Sambil menegakkan posisi badannya Irfan berkata, "Yg pertama, apakah lantaran ane merokok trus ane melupakan kewajiban ane sbagai seorang muslim? Tidak. Trus yg kdua, apakah krna rokok kmudian skonyong2 ane mlupakan eksistensi ane sbagai manusia? Ngga fren. Ga da yg brubah, ane pun tetap tman ente yg dulu. Ga da prubahan, ya ga?" Panjang lebar Irfan menjelaskan jawaban pertanyaan dari Muh. Muh mengangguk-angguk. "Bukan itu maksud ane Fan, sbenarnya ane hanya mengulang pendapat ente beberapa taun lalu saat qta masih kuliah dan sering terlibat diskusi kecil macam gini." Muh angkat bicara. "Ingat ga ente?" tanya Muh ke Irfan. "Ingat apa?" jawab Irfan

0 Komentar: